Jumat, 06 Maret 2020

KENALI VIRUS CORONA DAN CARA MENCEGAHNYA


Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumoniaMiddle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Gejala Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam
  • Batuk
  • Sesak nafas
Kapan harus ke dokter?
Segera ke dokter bila mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.
Penyebab Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
Diagnosis Virus Corona
Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
Pengobatan Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin kepada penderita COVID-19 yang masih kanak-kanak.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk istirahat yang cukup dan tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.
Pencegahan Virus Corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus ini, yaitu:
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan seteahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar magtang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Untuk seseorang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.







Rabu, 04 Maret 2020

MARKET DAY SEBAGAI PENERAPAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SD UNGGULAN AISYIYAH BANTUL


(SITI ‘AINURROHMAH, M.Pd.)

Pada era modern ini setiap manusia harus mampu bersaing agar dapat bertahan hidup dan mencapai kesuksesan. Fakta yang terjadi saat ini banyak tenaga kerja Indonesia yang tidak mampu bersaing mendapatkan lapangan pekerjaan pada sektor formal. Sementara masyarakat belum memiliki cukup keterampilan untuk menciptakan usaha ekonomi secara mandiri. Selain itu, pengangguran dan kemiskinan merupakan masalah yang viral di negeri ini yang belum kunjung terselesaikan.


Berdasarkan isu tersebut, lembaga pendidikan harus mampu berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan persaingan di era modern ini. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan yang berorientasi pada jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan. RaymondKao dalam Wardhana (2013: 13) menjelaskan konsep dasar kewirausahaan adalah suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi) dan membuat sesuatu yang berbeda dari yag lain(inovasi), yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan individu dan nilai tambah bagimasyarakat. Seorang wirausahawan memiliki sifat-sifat yang sangat bermanfaat untuk mencapai kesuksesan, diantaranya percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, berjiwa pemimpin, serta berorientasi pada masa depan.

SD Unggulan Aisyiyah Bantul sebagai lembaga pendidikan turut andil dalam menyiapkan generasi masa depan berjiwa enterpreneurship. Pendidikan kewirausahaan perlu dikembangkan sejak SD agar nilai-nilai karakter kewirausahaan dapat tertanam sejak dini. Pendidik adalah agen of change yang diharapkan mampu menanamkan jiwa kewirausahaan pada diri peserta didik sehingga mampu menciptakan generasi mendatang yang mampu bersaing menghadapi tantangan zaman.

Pelaksanaan kegiatan kewirausahaan di SD Unggulan Aisyiyah Bantul diwujudkan dalam kegiatan market day. Market day merupakan kegiatan jual beli yang dilaksanakan oleh siswa kelas I sampai kelas VI. Pada kegiatan ini, siswa berjualan sesuai dengan jadwal yang dibuat oleh guru kelas masing-masing. Sementara siswa lain dapat membeli makanan atau barang yang dijual oleh temannya. Tugas guru hanya mengarahkan siswa berdagang untuk mengukur sejauh mana mereka mampu berjual beli dengan cara yang baik dan benar.

Kegiatan market day ini tidak semata-mata berorientasi pada untung dan rugi, namun yang paling penting adalah untuk menumbuhkan potensi dan keterampilan siswa dalam berwirausaha. Hal ini dapat menjadi modal dan bekal siswa kedepannya menjadi pribadi muslim yang tangguh, mandiri, dan terampil berwirausaha.

Berbagai karakter siswa juga dapat ditumbuhkan dari kegiatan market day ini. Diantaranya karakter jujur, mandiri, kreatif, bekerja keras, pantang menyerah, teliti dan gotong-royong.
a.       Karakter jujur
Karakter jujur tampak dari proses jual beli yang dilaksanakan siswa. Kejujuran dapat terbentuk saat siswa mengambil barang dagangan dan melaksanakan pembayaran.
b.      Karakter mandiri dan kreatif
Karakter mandiri dan kreatif dapat terbentuk karena siswa diberi kebebasan untuk mempersiapkan, memilih, dan menjajakan barang dagangannya.
c.       Karakter kerja keras dan pantang menyerah
Karakter kerja keras dan pantang menyerah diasah saat siswa menawarkan atau memasarkan barang dagangannya sampai habis terjual.
d.      Karakter teliti
Karakter teliti tumbuh saat anak-anak dituntut untuk bisa menghitung uang kembalian dari barang yang dijual serta seluruh uang yang diperoleh dari penjualan.

Melalui kegiatan market day ini, diharapkan sekolah dapat memberikan kontribusi kepada negara untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global. Selanjutnya dapat terwujud Negara Indonesia yang sejahtera dalam bidang ekonomi.