Sabtu, 11 Juli 2020

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SDUA Bantul TP 2020/2021




Dalam rangka memperkenalkan peserta didik baru terhadap lingkungan sekolah, SD Unggulan Aisyiyah Bantul akan melaksanakan  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari Senin hingga Rabu, 13 - 15 Juli 2020. Kegiatan ini dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru bagi para siswa kelas satu. Namun tahun ini akan sangat berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya dikarenakan anak-anak tidak akan dapat berjumpa langsung dengan para guru maupun siswa lain mengingat adanya pendemi Covid-19.


Panitia membuat konsep yang berbeda, kegiatan banyak dilakukan secara virtual tanpa tatap muka langsung kecuali dalam beberapa hal seperti pengambilan paket siswa oleh orang tua/wali. Hal itupun dilakukan tanpa melibatkan para siswa.  Pengenalan lingkungan sekolah, pengenalan profil guru kelas dan pendamping dilakukan dengan pembuatan video yang kemudian dikirimkan kepada para orang tua/wali maupun melalui sosial media. Seluruh proses pembelajaran juga dilaksanakan secara virtual atau menggunakan model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dalam hal ini, penguasaan media teknologi dan informasi sangat penting baik bagi, guru, para siswa maupun orang tua mengingat usia sekolah dasar masih dibutuhkan pendampingan dalam penggunaan gadget ataupun komputer. Kerjasama antara pihak guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan Pembelajaran Jarak Jauh di tingkat Sekolah Dasar. Untuk itu, peran orang tua pada saat ini sangat diperlukan agar dapat bersinergi dengan pihak sekolah. Teriring doa, semoga pandemi ini segera berakhir dan pembelajaran dapat dilakukan secara normal kembali.

Senin, 06 Juli 2020

Akhirussanah Angkatan ke-IX SD Unggulan Aisyiyah Bantul



BANTUL — Berlokasi di SD Unggulan Aisyiyah Bantul, Jalan Wakhid Hasyim No. 60 Sanggrahan Bantul, prosesi Akhirussanah angkatan ke-IX berlangsung dengan lancar (Sabtu-Ahad, 4-5 Juli 2020). Prosesi berlangsung khidmat dan tertib.
Pada kesempatan tersebut, para peserta Akhirussanah mendapatkan penyematan samiroleh Bapak Suwardi, M.Pd. selaku kepala sekolah. Siswa juga memeroleh paket kelulusan setelah menamatkan studi di SD Unggulan Aisyiyah Bantul dengan baik. Peserta kemudian melakukan sesi pemotretan bersama Kepala Sekolah dilanjutkan dengan Guru Kelas dan Pendamping masing-masing. 

Kegiatan Akhirussanah tahun ini dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19 sejak pintu masuk hingga keluar. Peserta dibatasi hanya didampingi satu orang tua/wali, melakukan protokol kesehatan, cek suhu badan, cuci tangan hingga menerapkan phisical distancing. Secara teknis, prosesi Akhirussanah dilaksanakan dalam waktu dua hari dengan sitem shift (bergantian) untuk mengurangi adanya kerumunan massa dan serta menjaga social distancing



Meskipun UASBN tahun ini ditiadakan karena adanya pendemi, dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah swt., alhamdulillah, SD Unggulan Aisyiyah Bantul berhasil meluluskan 100 % siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2019/ 2020 yang berjumlah 145 anak. Para siswa telah memenuhi Standar Kompetensi Kelulusan dan berperilaku santun sehingga dinyatakan lulus. Oleh karena itu, kegiatan Akhirussanah diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar dengan baik. Selain itu, SDU juga berkomitmen untuk tetap memberikan motivasi bagi para siswa agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai cita-cita dan harapan masing-masing.
Sebagian siswa lulusan SDUA Bantul melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri, sekolah Islam, boarding school, pondok tahfidz maupun pondok pesantren modern. Teriring doa semoga para siswa tetap menjadi anak yang cerdas, terampil dan sholih/sholihah di manapun mereka melanjutkan pendidikan. Tiga hal tersebut merupakan kunci keberhasilan di masa depan dengan tantangan zaman yang semakin beragam.


Jumat, 06 Maret 2020

KENALI VIRUS CORONA DAN CARA MENCEGAHNYA


Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumoniaMiddle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Gejala Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam; atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.
Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam
  • Batuk
  • Sesak nafas
Kapan harus ke dokter?
Segera ke dokter bila mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari Cina atau negara lain yang positif terinfeksi. Orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona harus segera dirujuk ke IGD rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan yang tepat.
Penyebab Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia.
Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.
Diagnosis Virus Corona
Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.
Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:
  • Uji sampel darah
  • Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak
  • Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
Pengobatan Virus Corona
Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Namun, dokter tidak akan memberikan aspirin kepada penderita COVID-19 yang masih kanak-kanak.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk istirahat yang cukup dan tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.
Pencegahan Virus Corona
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus ini, yaitu:
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan seteahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar magtang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.
Untuk seseorang yang diduga terkena COVID-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.







Rabu, 04 Maret 2020

MARKET DAY SEBAGAI PENERAPAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SD UNGGULAN AISYIYAH BANTUL


(SITI ‘AINURROHMAH, M.Pd.)

Pada era modern ini setiap manusia harus mampu bersaing agar dapat bertahan hidup dan mencapai kesuksesan. Fakta yang terjadi saat ini banyak tenaga kerja Indonesia yang tidak mampu bersaing mendapatkan lapangan pekerjaan pada sektor formal. Sementara masyarakat belum memiliki cukup keterampilan untuk menciptakan usaha ekonomi secara mandiri. Selain itu, pengangguran dan kemiskinan merupakan masalah yang viral di negeri ini yang belum kunjung terselesaikan.


Berdasarkan isu tersebut, lembaga pendidikan harus mampu berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan persaingan di era modern ini. Salah satu cara mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan pendidikan yang berorientasi pada jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan. RaymondKao dalam Wardhana (2013: 13) menjelaskan konsep dasar kewirausahaan adalah suatu proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi) dan membuat sesuatu yang berbeda dari yag lain(inovasi), yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan individu dan nilai tambah bagimasyarakat. Seorang wirausahawan memiliki sifat-sifat yang sangat bermanfaat untuk mencapai kesuksesan, diantaranya percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, berjiwa pemimpin, serta berorientasi pada masa depan.

SD Unggulan Aisyiyah Bantul sebagai lembaga pendidikan turut andil dalam menyiapkan generasi masa depan berjiwa enterpreneurship. Pendidikan kewirausahaan perlu dikembangkan sejak SD agar nilai-nilai karakter kewirausahaan dapat tertanam sejak dini. Pendidik adalah agen of change yang diharapkan mampu menanamkan jiwa kewirausahaan pada diri peserta didik sehingga mampu menciptakan generasi mendatang yang mampu bersaing menghadapi tantangan zaman.

Pelaksanaan kegiatan kewirausahaan di SD Unggulan Aisyiyah Bantul diwujudkan dalam kegiatan market day. Market day merupakan kegiatan jual beli yang dilaksanakan oleh siswa kelas I sampai kelas VI. Pada kegiatan ini, siswa berjualan sesuai dengan jadwal yang dibuat oleh guru kelas masing-masing. Sementara siswa lain dapat membeli makanan atau barang yang dijual oleh temannya. Tugas guru hanya mengarahkan siswa berdagang untuk mengukur sejauh mana mereka mampu berjual beli dengan cara yang baik dan benar.

Kegiatan market day ini tidak semata-mata berorientasi pada untung dan rugi, namun yang paling penting adalah untuk menumbuhkan potensi dan keterampilan siswa dalam berwirausaha. Hal ini dapat menjadi modal dan bekal siswa kedepannya menjadi pribadi muslim yang tangguh, mandiri, dan terampil berwirausaha.

Berbagai karakter siswa juga dapat ditumbuhkan dari kegiatan market day ini. Diantaranya karakter jujur, mandiri, kreatif, bekerja keras, pantang menyerah, teliti dan gotong-royong.
a.       Karakter jujur
Karakter jujur tampak dari proses jual beli yang dilaksanakan siswa. Kejujuran dapat terbentuk saat siswa mengambil barang dagangan dan melaksanakan pembayaran.
b.      Karakter mandiri dan kreatif
Karakter mandiri dan kreatif dapat terbentuk karena siswa diberi kebebasan untuk mempersiapkan, memilih, dan menjajakan barang dagangannya.
c.       Karakter kerja keras dan pantang menyerah
Karakter kerja keras dan pantang menyerah diasah saat siswa menawarkan atau memasarkan barang dagangannya sampai habis terjual.
d.      Karakter teliti
Karakter teliti tumbuh saat anak-anak dituntut untuk bisa menghitung uang kembalian dari barang yang dijual serta seluruh uang yang diperoleh dari penjualan.

Melalui kegiatan market day ini, diharapkan sekolah dapat memberikan kontribusi kepada negara untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di era global. Selanjutnya dapat terwujud Negara Indonesia yang sejahtera dalam bidang ekonomi.

Sabtu, 29 Februari 2020

OUTING CLASS SISWA KELAS VI KUNJUNGI GAMPLONG STUDIO

Sebanyak  145 siswa kelas VI mengikuti kegiatan outing class pada kamis kemarin(27/2). Setiap kelas dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 3-5 siswa disetiap kelompoknya. Outing Class merupakan metode belajar yang menyenangkan, mengajarkan kepada siswa untuk lebih dekat dengan alam dan lingkungan sekitar.
Kegiatan outing class berlokasi di Gamplong Studio yang merupakan sebuah tempat wisata yang terletak di Desa Gamplong, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman. Tempat tersebut awalnya adalah tempat pengambilan gambar film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo.  Konsep kegiatan outing class diselenggarakan dalam waktu yang bersamaan dengan pengambilan foto buku tahunan siswa.
Dari jumlah 145 siswa dibagi menjadi 2 kloter untuk memasuki Gamplong studio. Kloter pertama terdiri dari 2 kelas mengikuti outing class yang berada tidak jauh dari lokasi studio. Masih berada di dusun Gamplong, siswa mengerjakan soal-soal disetiap pos. Pos terdiri dari 3 mapel yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Setelah selesai mengerjakan soal individu dan kelompok disetiap pos kemudian para siswa bisa masuk ke Gamplong studio yang didampingi oleh guru kelas dan pendamping. Begitupula sebaliknya untuk 3 kelas lainnya.


Mengerjakan soal-soal matematika individu





Mengerjakan soal kelompok secara bersama-sama




Foto bersama di Gamplong Studio


Senin, 24 Februari 2020

PARENTING SDU ‘AISYIYAH BANTUL : ANAKKU GURU KEHIDUPANKU



Tahun Pelajaran baru 2020/2021 baru akan dimulai Juli mendatang, namun pendataan calon peserta didik baru SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul telah usai dilaksanakan. Informasi, proses hingga pengumuman pendataan calon peserta didik baru dilakukan secara terbuka melalui media sosial dan sosialisasi pada beberapa TK. Pendataan calon siswa baru dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dibuka untuk siswa-siswi TK Unggulan ‘Aisyiyah Bantul (TK ABA Mardi Putra) yang dilaksanakan pada bulan November 2019. Gelombang kedua dibuka untuk umum, dilaksanakan pada bulan Desember 2019. Pada bulan Januari 2020, Alhamdulillah telah ditetapkan 120 calon peserta didik baru untuk Tahun Pelajaran 2020/2021 yang nantinya akan dibagi dalam 4 rombongan belajar.
          Animo masyarakat tehadap SD Unggulan 'Aisyiyah Bantul cukup besar, hal tersebut dapat dilihat pada jumlah siswa yang mendaftar cukup banyak hingga melebihi kuota yang telah ditentukan. Hal tersebut merupakan sebuah tren positif bagi SD Unggulan Aisyiyah Bantul untuk tetap menjaga mutu dan kualitas sekolah sebagai salah satu Sekolah Unggulan di Kabupaten Bantul. Tantangan di Era 4.0 semakin besar, pihak sekolah harus dapat membaca hal tersebut dan selalu melakukan evaluasi dan inovasi terhadap program-program unggulan yang telah dilaksanakan. Selain kemampuan akademik, anak juga harus dibekali dengan soft skill sesuai minat dan bakat masing-masing siswa.

          Kegiatan parenting ini merupakan kegiatan regular bagi calon wali siswa baru SDU ‘Aisyiyah Bantul yang dilaksanakan sebelum Tahun Pelajaran baru dimulai. Bertempat di Kompleks Aula Dinas II Manding, parenting calon wali siswa baru beerjalan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk menselaraskan persepsi, visi dan misi antara pihak sekolah dan orang tua. Tahap selanjutnya calon wali siswa diharuskan mengikuti kegiatan temu perdana.








Senin, 10 Februari 2020

DIBALIK EKSISTENSI SD UNGGULAN AISYIYAH BANTUL


Oleh: Suwardi, S.Pd.Si

Masih terdapat anggapan bahwa antara masyarakat dengan sekolah merupakan dua hal yang terpisah dan tidak ada hubungan apapun karena masyarakat merasa berada di luar dunia pendidikan. Namun sebenanrnya partisipasi masyarakat sangat memberikan pengaruh yang positif kepada lembaga pendidikan. Di era sekarang, sekolah yang berkemajuan merupakan sekolah yang mampu menjalin jejaring dan mengembangkan jejaring tersebut sebagai sebuah daya dukung tersendiri untuk meningkatkan kualitas dan kemajuan sekolah. Sekolah tersebut telah mampu membuat konsep jejaring, mewujudkan jejaring, dan mengembangkan jejaring dengan masyarakat, orang tua atau wali, organisasi lain, stake holder pemerintah, dan insitusi pendidikan setara maupun di atasnya. Hal itu terihat dari perkembangan jumlah siswa, pembangunan, kegiatan sekolah, prestasi sekolah, dan inovasi kegiatan pembelajaran yang tersaji dalam berbagai media.

Keterlibatan ‘‘Aisyiyah di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Bantul merupakan Lembaga yang memiliki dan langsung melakukan pembinaan terhadap SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul baik dalam hal kualitas pembelajaran maupun konsep – konsep inovasi pengembangan. Dalam hal ini PDA Kabupaten Bantul melalui Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan monitoring dan evaluasi jalannya proses Pendidikan di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul dan secara rutin satu bulan sekali mengadakan pertemuan untuk melakukan arahan dan meminta laporan perkembangan dari kepala sekolah tentang hal yang sudah terlaksana, prestasi sekolah, kendala – kendala yang dihadapi dan rencana kegiatan satu atau dua bulan yang akan datang. Majelis Dikdasmen ‘Aisyiyah Kabupaten Bantul juga terlibat dalam proses rekrutmen calon guru dan kayawan. Para ibu – ibu ‘Aisyiyah Bantul sesuai dengan bidang keahlian mengabdikan diri. Bahkan di awal berdirinya SD unggulan ‘Aisyiyah Bantul para ibu – ibu ‘Aisyiyah aktif dalam audiensi, promosi, dan mencari dana untuk pembangunan sekolah. Beberapa ibu – ibu ‘Aisyiyah dengan ikhlas dan sukarela telah menyumbangkan meja kursi, computer, alat – alat elektronik, dan mewakafkan tanahnya untuk pembangunan SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul.

Keterlibatan Pengurus Sekolah di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Dalam pelaksanaan di lapangan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah membentuk Pengurus Sekolah, di mana kedudukan Pengurus Sekolah ini di bawah majelis Dikdasmen ‘Aisyiyah dan langsung membahawi kepala sekolah. Pengurus Sekolah berjumlah 10 orang yang terdiri dari unsur ‘Aisyiyah, tokoh Pendidikan, dan tokoh Muhammadiyah. Pada awalnya pengurus sekolah itu merupakan tim pendiri SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul, namun dalam perjalanan karena sekolah telah mampu berdiri dan sekarang saatnya melakukan inovasi maka tim pendiri ditetapkan sebagai pengurus sekolah. Pengurus sekolah Bersama majelis Dikdasmen ‘Aisyiyah Bantul senantiasa melakukan monitoring terhadap sekolah. Pengurus sekolah menyelenggarakan rapat rutin sekolah setiap satu bulan sekali dengan mengundang PDA Bantul, Majelis Dikdasmen ‘Aisyiyah, dan Kepala Sekolah. Pengurus meminta laporan secara tertulis dan menanggapi laporan yang disampaikan oleh kepala sekolah. Dengan iklim seperti ini maka SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul selalu mampu mengatasi permasalahan dengan cepat dan selalu melakukan inovasi sekolah secara kontinyu.
  
Keterlibatan Komite Sekolah di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Sejak berdirinya SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul telah memiliki Komite Sekolah meskipun dulu di Bantul disebut dengan Dewan Sekolah. Dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2018 sekolah telah mengalami pergantian pengurus komite sekolah sebanyak empat kali karena sesuai dengan undnag – undang bahwa komite sekolah dibentuk dan diangkat oleh kepala sekolah dimana sekolah telah mengalami pergantian kepala sekolah sebanyak empat kali juga. Jumlah personil komite SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul adalah 15 orang yang berasal dari unsur orang tua, tokoh masyarakat, dan ‘Aisyiyah. Komite Sekolah di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul melakukan tugas dan fungsinya dengan baik, secara rutin komite sekolah mengadakan rapat dengan pihak sekolah dalam hal evaluasi diri sekolah, pemaparan RKT, RKJM, RKAS, pemaparan KTSP, rapat rutin bersama pengurus sekolah, dan rapat menentukan biaya pendidikan. Komite sekolah juga aktif dalam melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggraan Pendidikan dengan selalu menyampaikan masukan dan arahan kepada sekolah melalui koordinasi dengan kepala sekolah. Komite sekolah juga selalu menerima keluhan dan aspirasi dari orang tua atau wali kemudian disampaikan kepada pihak sekolah selain itu komite sekolah juga selalu membantu sekolah dalam menyampaikan kebijakan – kebijakan yang berlaku sehingga dengan keberadaan komite sekolah maka SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul sangat terbantu dalam mengelola dan menyelenggarakan Pendidikan sesuai dengan harapan masyarakat. Struktur kepengurusan komite sekolah di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul meliputi ketua, sekretaris, bendahara, bidang kependidikan dan kebudayaan, bidang sarana prasarana dan pengembangan sekolah, bidang humas dan kerja sama sekolah, dan bidang pendidik dan tenaga kependidikan. Dari 15 orang anggota komite sekolah tersebut diambil dari unsur orang tua atau wali, tokoh masyarakat, dan pakar Pendidikan. Pengurus komite sekolah dibentuk dan dilantik oleh kepala sekolah dan memiliki masa jabatan 3 tahun.

Keterlibatan Paguyuban Orang Tua di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Paguyuban orang tua tingkat kelas merupakan paguyuban yang dibentuk oleh masing – masing kelas pada saat temu perdana orang tua siswa kelas I. Paguyuban ini merupakan media penyampai informasi dari komite sekolah ke orang tua yang lain dalam satu kelas. Mereka membentuk paguyuban ini dengan dipandu oleh guru kelas masing – masing dan hasilnya dilaporkan kepada sekolah. Paguyuban orang tua tingkat kelas bukan Lembaga resmi karena memang tidak ada undang – undang yang mengaturnya, paguyuban hanya berfungsi untuk menggalang keakraban diantara orang tua. Kegiatan – kegiatan paguyuban orang tua meliputi kegiatan akademik dan non akdemik. Kegiatan akademik mereka menyelenggarakan temu wali setiap 1 atau 2 bulan sekali di tingat kelas. Sekain itu pengurus paguyuban orang tua tingkat kelas juga aktif mengikuti kegiatan – kegiatan di tingkat sekolah seperti pemaparan RKAS, pemaparan KTSP, dan rapat di tingkat komite sekolah. Kegiatan non akademik meliputi kegiatan rekreasi dan out bond kelas dimana semua itu yang menjadi tanggung jawab adalah pengurus paguyuban. Selain itu kegiatan paguyuban ada yang bersifat sosial yaitu menengok siswa atau orang tua yang sedang sakit dan menengok orang tua yang sedang melahirkan serta hadir dalam hajatan orang tua juga. Paguyuban orang tua tingkat kelas juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah. Program be clean and comfortable class yaitu program membersihkan kelas dan memperindah kelas dari sekolah bagi para orang tua diikuti dengan penuh semangat. Kegiatan yang juga mendapat sambutan cukup bagus adalah market day bagi orang tua pada saat open class. Para orang tua sangat antusias menyiapkan jajanan tradisional dan dijual di sekolah. Paguyuban orang tua tingkat kelas merupakan salah satu keunggulan sekolah karena para orang tua merupakan agen promosi sekolah yang sangat strategis.

Keterlibatan DUDI di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Selanjutnya tentang keterlibatan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul dalam mengembangkan sekolah peran DUDI cukup mewarnai. DUDI sangat membantu dalam mensukseskan kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah seperti lomba – lomba TK, kegiatan seminar, dan kegiatan intern sekolah. Beberapa DUDI yang selama ini telah bekerja sama dengan SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul diantaranya RS PKU Muhammadiyah Bantul,BDW Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank BPD DIY, Penerbit Yudhistira, Percetakan Gramasurya, Isio Printer, Toko Besi Pododadi, Bengkel Motor Pododadi, Foto Copy Remaja, Swalayan Mulia, Swalayan Purnama, Swalayan Pantes, Wingko Hayu, Bakpia 555, Rumah Makan Numani, Penerbit Erlangga, Raden Digital, dan beberapa lembaga yang lain. Sekolah dan DUDI mengadakan kerja sama yang saling menguntungkan, sekolah memperoleh bantuan berupa sponsor dana dan sarana prasarana sedangkan DUDI mendapat keuntungan bahwa lembaganya menjadi di kenal oleh masyarakat umum.

Keterlibatan Tokoh Masyarakat di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul salah satu dari sekian banyak sekolah yang terbangun dan terbentuk dari masyarakat. Tokoh masyarakat yang selama ini terlibat berasal dari tokoh muhammadiyah, tokoh ‘Aisyiyah, tokoh pendidikan, pejabat pemerintah, tokoh kesenian, tokoh masyarakat, dan tokoh persyarikatan yang lain. Tokoh masyarakat telah membantu sekolah dalam hal peningkatan kualitas, pembinaan sekolah, dan publikasi sekolah. Tokoh dari Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah oleh sekolah dilibatkan dalam hal pembinaan rohani dalam bentuk pengajian ruitin guru dan karyawan. Tokoh Pendidikan dilibatkan dalam melakukan pembinaan sukses USBN, pelatihan pembelajaran, dan pelatihan – pelatihan pegelolaan kelas. Tokoh kesenian dilibatkan dalam pembelajaran ekstrakurikuler karawitan secara rutin kepada siswa.

Keterlibatan Pemerintah Daerah di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul
  Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul telah melakukan beberapa kerja sama diantaranya tentang pembangunan ruang kelas baru. Bersama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul, SD Unggulan ‘Aisyiyah selalu melibatkan Kepala Dinas untuk hadir membuka kegiatan – kegiatan sekolah. SD Unggulan ‘Aisyiyah juga melaksanakn kerja sama dengan pihak Puskesmas Kecamatan Bantul dalam hal pekan imunisasi, penyuluhan kesehatan gigi, dan pembinaan dokter kecil. Belum lama ini SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bantul membentuk Sekolah Siaga Bencana. Para guru dan karyawan mendapatkan pelatihan cara menghadapi jika terjadi bencana di sekolah seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, gunung meletus, angin ribut, dan sebagainya.
Selain bekerja sama dengan pihak – pihak yang telah disebutkan, SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul juga melaksanakan kerja sama dengan unsur Dinas Perhubungan, Kepolisian dan TNI. Kerja sama ini telah berlangsung lama kurang lebih 8 tahun. Bersama Dinas Perhubungan sekolah menerima bantuan sarana penyeberangan jalan mulai dari rambu – rambu sampai dengan lampu lalu lintas dan zebra cross serta membantu kelancaran arus lalu lintas di depan sekolah. Kemudian kerja sama sekolah dengan pihak kepolisian diantaranya penyuluhan narkoba, sosialisasi tertib lalu lintas, pembinaan Polisi Keamanan Sekolah, pembinaan PBB, dan pembinaan siswa yang bermasalah. Selain itu dari kepolisian juga selalu mengirimkan personilnya untuk membantu kelancaran arus lalu lintas di pintu masuk menuju sekolah. Bersama dengan TNI, SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul juga melakukan kerja sama dalam hal pembinaan baris berbaris, kunjungan ke kodim, dan pembinaan karakter.

Keterlibatan Institusi Pendidikan di SD Unggulan ‘‘Aisyiyah Bantul
Dalam rangka meningkatkan peran dari masyarakat SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul juga melibatkan institusi pendidikan untuk mengembangkan sekolah. Sekolah telah melakukan MoU dengan beberapa imstamsi salah satu diantaranya SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Sekolah melaksanakan dan menjadi mitra UAD dalam kegiatan praktik mahasiswa dan lain – lain. Sebaliknya sekolah melibatkan pihak UAD dalam hal pelatihan guru oleh Dosen UAD tentang pembelajaran dan melibatkan para mahasiswa untuk mendampingi para siswa dalam persiapan lomba – lomba. Selain itu UAD juga mendampingi para guru dalam pembuatan media pembelajaran berbasis IT melalui diklat. Diklat ini sepenuhnya dilaksanakan oleh UAD sebagai bentuk dari pengabdian terhadap masyarakat. Selain itu mahasiswa UAD juga telah membantu sekolah dalam hal pembuatan aplikasi – aplikasi yang sangat bermanfaat untuk sekolah seperti aplikasi data guru karyawan, aplikasi ketatausahaan, dan lain – lain.

Dalam lingkup Muhammadiyah, SD Unggulan tergabung dalam forum BKS SD/ MI Muhammadiyah se Bantul dalam pengembangan akdemik. Selain itu dalam pembinaan kegiatan kepanduan SD Unggulan Aisyiyah bekerja sama dengan Kwartir Daerah Kepanduan Hizbul Wathan kabupaten Bantul. Di forum nasional SD Unggulan Aisyiyah Bantul aktif membentuk jejaring dalam forum IGASI (Ikatan Guru Aisyiyah Seluruh Indonesia) dalam berbagai kegiatan guru dan siswa. Di tingkat internasional SD Unggulan Aisyiyah Bantul secara berkala 2 tahunan mengadakan kegiatan Sister School ke tiga negara tujuan dan menjalin kerja sama dengan sekolah – sekolah di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Jumat, 07 Februari 2020

PEMBELAJARAN TEMATIK MELALUI KEGIATAN TUBING DIKALI KRASAK JOLONTORO



Pembelajaran tematik tidak harus berada didalam kelas, pembelajaran bisa dilakukan diluar kelas. Salah satunya pembelajaran tematik melalui kegiatan tubing. Model pembelajaran ini sangat diminati dan menyenangkan karena siswa dapat merefresh otak setelah kepenatan selama dikelas. Kegiatan tubing ini dapat dikaitkan dengan pembelajaran yang ada disekolah dengan tema pengenalan lingkungan.

Sebanyak 145 siswa kelas VI sudah berkumpul di Masjid SD Unggulan ‘Aisyiyah bantul sejak pukul 06.30 (6/2). Pembiasaan pagi sebelum belajar tetap dilaksanakan yaitu berdoa,bertadarus dan sholat dhuha sebelum menuju ke lokasi outbound tematik. Kemudian pada pukul 07.30 melakukan perjalanan menuju lokasi outbond. Perjalanan menuju lokasi sekitar 60 menit.

Setelah tiba dilokasi transit, siswa dan bapak ibu guru diberikan waktu untuk persiapan tubing. Diawali dengan mendengarkan arahan oleh pihak pengelola dan pemandu tubing. Kemudian dijelaskan cara menggunakan helm,pelampung dan sepatu karet dengan baik dan benar agar tetap terjaga keamanannya selama kegiatan tubing berlangsung. Setelah itu menuju ke lokasi tubing yang berjarak sekitar 3km dari lokasi transit.


Seluruh peserta tubing menggunakan ban guna menjaga keamanan kemudian mengikuti arus air yang mengalir cukup deras. Terlihat tampak bahagia diraut wajah anak-anak yang bisa bermain air dan bisa mengikuti kegiatan tubing. Suasana alam pedesaan dan air serta bebatuan menjadi sensasi tersendiri bagi anak-anak.