Senin, 05 November 2018

SISWA SDU KEMBALI MENCETAK PRESTASI DALAM ACARA FESTIVAL WISATA BUDAYA JEMPARINGAN PIALA RAJA HB.

Puluhan orang berpakaian adat memadati sudut halaman alun-alun selatan Yogyakarta Sabtu 3/11/2018 Pagi. Mereka mengikuti lomba panah tradisional Mataram atau yang lazim disebut Jemparingan. Jemparingan adalah tradisi peninggalan dari Sultan Hamengku Buwono X. Kegiatan panahan tradisional ini telah dilombakan sejak 1934. Di masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono X, lomba ini diadakan setiap 35 hari sekali dan bertepatan dengan waktu hari dalam tanggalan Jawa, yakni Selasa Wage. Kini, panahan tradisional Mataraman menjadi salah satu gaya dalam cabang olahraga panah di Indonesia.

Semua orang yang mengikuti lomba diharuskan menggunakan busana adat Jawa, busur serta panah tradisional. Lomba Jemparingan tersebut di adakan oleh Dinas Pariwisata DIY dan Kraton Yogyakarta  yang diikuti 30 peserta dari seluruh kota Yogyakarta memperebutkan Trophy Bergilir “Piala Raja HB” dan Hadiah Jutaan Rupiah.

Erina Paramesti adalah siswa SD Unggulan Aisyiyah Bantul merupakan satu dari puluhan peserta lomba panah tradisional atau jemparingan pada Festival Wisata Budaya Jemparingan Piala Raja HB pada hari itu dan berhasil memenangkan juara I Lomba Jemparingan untuk kategori kelompok A (kelas 4,5 dan 6).

Jumat, 11 Mei 2018

PELATIHAN SEKOLAH SIAGA BENCANA OLEH BPBD BANTUL


Tahun 2018 secara resmi SD Unggulan ‘Aisyiyah  (SDUA) Bantul terpilih untuk mengikuti program Sekolah Siaga Bencana (SSB) oleh BPBD Kabupaten Bantul. Kepala Dinas Dikpora Bantul Bapak Drs. Didik Warsito,M.Si mengatakan di acara pembukaan (24/03) bahwa warga di Bantul termasuk sekolah harus memiliki skill tanggap bencana meskipun kita berharap hal itu tidak akan terjadi. Selain itu, Kepala BPBD Bantul sangat berharap dengan potensi SDM yang handal SD Unggulan ‘Aisyiyah  Bantul diharapkan menjadi percontohan sekolah - sekolah yang lain. Pelatihan SSB di SDUA Bantul diikuti oleh 30 Guru dan Karyawan.

Pelatihan Sekolah Siaga Bencana tersebut bertujuan untuk membangun budaya siaga dan budaya aman di sekolah. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengembangkan jaringan tanggap bencana bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di bidang penanganan bencana. Di samping itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sekolah dan individu dalam mewujudkan tempat belajar yang lebih aman bagi warga sekolah. Yang terakhir, sekolah dituntut untuk mampu menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah. Dengan semboyan  "Aku siaga maka aku selamat", SDUA Bantul siap menjadi sekolah yang tanggap terhadap bencana.







Sabtu, 05 Mei 2018

SUKSES USBN SD UNGGULAN 'AISYIYAH BANTUL 2017/2018

“Harap Senang Ada Ujian”. Semboyan tersebut diberikan kepada anak-anak kelas 6 SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul di tengah ketegangan menghadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Harapannya siswa kelas 6 dapat melalui USBN dengan hati yang senang.

Pada tahun 2018 ini, peserta USBN di SD Unggulan ‘Aisyiyah  Bantul sejumlah 77 siswa yang terbagi dalam 4 ruangan. Sebelum memasuki ruangan, siswa terlebih dahulu bertadarus dan melaksanakan sholat dhuha berjama’ah di Masjid Baitul Hikmah. Pukul 07.45 WIB siswa memasuki ruangan ujian dan tepat pukul 08.00 siswa mengerjakan ujian hingga pukul 10.00 WIB.



Selama tiga hari pelaksanaan USBN, absensi siswa peserta ujian lengkap dan USBN berjalan dengan lancar. Setiap harinya selama USBN usai ujian siswa tidak langsung pulang tetapi siswa masih mengikuti pendalaman materi yang diberikan oleh Bapak/Ibu Guru mata pelajaran yang akan diujikan pada keesokkan harinya.

Suksesnya USBN tidak lepas dari peran guru-guru di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul terutama guru kelas 6 yang sudah mengerahkan tenaganya untuk membimbing anak-anak agar bisa sukses dalam melalui USBN. Semoga anak-anak kelas 6 mendapatkan hasil yang terbaik dan memuaskan sehingga mereka dapat melanjutkan sekolah menengah pertama yang diharapkan.




Senin, 09 April 2018

Fun Boarding Camp SD Unggulan 'Aisyiyah Bantul

SD Unggulan Aisyiyah (SDUA) Bantul menggelar kegiatan Fun Boarding Camp (FBC) atau kegiatan perkemahan Hizbul Wathan (HW). Acara tersebut berlangsung selama dua hari pada tanggal 6-7 April 2018 yang diikuti oleh siswa kelas 4 dan 5. Acara FBC dilaksanakan di Poetoe Badjoeri Mandiri Jl. Imogiri Km.12 Gambiran Blawong II, Trimulyo Jetis.

Kegiatan Fun Boarding Camp tersebut harapannya dapat mengajarkan kemandirian untuk siswa yang mengikutinya dan bisa menerapkan kemandiriannya dikehidupannya sehari-hari.

Hari jum’at (6/4) pukul 06.30 siswa tiba di bumi perkemahan Poetoe Badjoeri Mandiri dan diantar oleh wali siswa setelah itu siswa diminta untuk berkumpul di lapangan melaksanakan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Bapak H. Hadjam Murusdi, S.U sebagai pembina SDUA , Ibu Hj dr Siti Chalimah sebagai pengurus yayasan, PDA Bantul, Kwarda Hizbul Wathan Bantul dan Komite Sekolah SDUA Bantul.


Kemandirian siswa dilatih pada kegiatan FBC dengan mendirikan tenda dan memasak untuk makan masing-masing regu dengan dibantu oleh bapak/ibu pendamping. Selain kegiatan mendirikan tenda dan memasak ada juga beberapa lomba seperti montase, drakbar, sambung tongkat, Pasukan Baris Berbaris (PBB) dan lomba pentas seni.


Pagi hari Sabtu (7/4) pukul 03.00 WIB siswa dibangunkan untuk melaksanakan sholat tahajud dan dilanjutkan sholat subuh, acara terakhir dalam kegiatan FBC tersebut siswa melaksanakan Outbond.

Kegiatan FBC berjalan dengan lancar walaupun ditengah acara sempat gerimis tetapi siswa sangat antusias mengikuti kegiatan perkemahan. Acara ini diakhiri dengan upacara penutupan dan siswa dijemput oleh wali siswa masing-masing.(red)

Selasa, 03 April 2018

Terapkan Kedisiplinan Anak Lewat Program PKS

Salah satu penguatan pendidikan karakter di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul yaitu diadakan program PKS (Polisi Keamanan Sekolah). SDUA bekerja sama dengan polsek Bantul. Program ini diikuti oleh siswa kelas V yang terdiri dari 12 siswa putra dan 8 siswa putri. Sebelum mereka terjun ke jalan mereka mengikuti tahap seleksi dan dibekali pelatihan selama 1 bulan. Mereka diajarkan tentang rambu-rambu lalu lintas, peraturan lalu lintas, dan kedisiplinan.


Meski baru berjalan 2 minggu siswa bertugas sebagai Polisi Keamanan Sekolah sudah banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kegiatan ini. Salah satunya yaitu bagi para siswa yang bertugas datang lebih awal dari biasanya.



Pukul 06.30 siswa yang bertugas sudah berada dipintu barat sekolah guna membantu menyebrangkan pengendara serta bapak ibu guru dari parkir motor dan mobil.


Siswa yang bertugas menggunakan seragam dan atribut polisi kecil layaknya seorang polisi dan polwan. Dengan wajah yang ceria dan bahagia mereka membantu bapak polisi dan satpam mengatur lalu lintas demi kelancaran dijalan raya dan tidak terjadinya kemacetan dipintu barat sekolah.


Tujuan dari program ini yaitu untuk menanamkan sikap disiplin kepada anak-anak agar bisa diterapkan dikehidupannya sehari-hari. Selain itu juga agar terbentuk pribadi yang disiplin dan mandiri.(red)

Minggu, 01 April 2018

13 SISWA SD UNGGULAN ‘AISYIYAH GO INTERNATIONAL

SD Unggulan ‘Aisyiyah (SDUA) Bantul mengikuti program sister school yang akan berkunjung ke 3 negara yaitu Singapura, Malaysia dan Thailand. Program tersebut dimulai 31 Maret 2018 – 09 April 2018 dikuti 13 siswa dan 2 guru pendamping. Para siswa menampilkan keterampilan memainkan alat musik angklung lagu Guruku Tersayang dan I have a dream.



 

Sister school merupakan salah satu program yang dimiliki SDUA sebagai sarana untuk mengasah kemandirian dan belajar budaya disekolah yang ada di ketiga Negara tersebut. Sasaran sister  school ditujukan bagi siswa yang duduk di bangku kelas 3 sampai 5. Dengan adanya Student Exchange, imbuhnya siswa dilatih memiliki jiwa kemandirian dan tanggung jawab. Mereka juga diharapkan mempunyai wawasan yang global dan internasional serta dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya.

“Diharapkan setelah mereka mengikuti kegiatan ini, akan terbentuk jiwa bertanggung jawab, rajin dan mampu menjadi pemimpin di masa yang akan datang,”

Sebelum 13 siswa berangkat ketiga Negara mereka berpamitan dengan Bupati Bantul, Drs H Suharsono dikantornya dengan didampingi kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Bantul Bapak Drs. Didik Warsito, M.Si pada hari Rabu (21/03). Bapak Bupati meminta kepada siswa yang akan mengikuti program tersebut untuk membawa nama baik Kabupaten Bantul.



Selain berpamitan dengan Bapak Nomor Satu di Bantul ini, pada hari Ahad (25/03) SDUA melaksanakan pelepasan kegiatan sister school dimasjid lantai 2 SDUA Bantul dihadiri oleh Pengurus Aisyiyah Bantul, Pendiri SDUA, Kepala Sekolah SDUA, peserta dan wali siswa yang mengikuti. Pengurus Aisyiyah dan Pendiri SDUA beliau mengatakan bahwa sangat mengapresiasi program tersebut dan harapannya semoga wawasan dan cara berfikir anak-anak bisa berskala internasional.



 

Jumat, 30 Maret 2018

KUNJUNGAN STUDI DARI KKKS BANGKA SELATAN

Bukan hal yang baru lagi SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul menjadi tuan rumah dalam kegiatan studi banding. Pada 29 Maret kemarin bertempat di Ruang kelas 1 Al Khawaritsmi dan 1 Al Farabi menerima kunjungan dari KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekoah) Kec. Payung, Bangka Selatan. Dalam agenda kunjungan studi ini rombangan dari KKKS Bangka Selatan sebanyak 13 Kepala Sekolah dan tiba di SDUA pukul 08.00.


 


Sebelum acara dimulai SDUA menampilkan siswa siswi multitalenta. Neyla siswi kelas IV Zubair menampilkan suara merdunya berupa lagu Kun Anta. Selain itu siswa siswi yang akan berangkat ke Malaysia-Singapura-Thailand juga menampilkan Angklung. Tampak wajah ceria dan senang hati anak-anak ketika menbawakan angklung dengan 2 judul lagu yaitu Guruku Tersayang dan I have A dream.



Dalam acara kunjungan studi kemarin diawali dengan sambutan dari salah satu perwakilan Kepala Sekolah Bangka Selatan yang menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya ke SDUA. Adapun tujuan studi banding ke SDUA yaitu untuk menggali informasi tentang pendidikan penguatan karakter dan kurikulum 13 (K13) yang diterapkan di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul. Setelah sambutan dari perwakilan Kepala Sekolah Bangka Selatan dilanjutkan dengan selayang pandang dan Profil SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul.

Kamis, 22 Maret 2018

Wujudkan Siswa Cerdas-Islami melalui AMT

Program Sukses USDA SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul


Achievement Motivation Training (AMT) adalah sebuah program pelatihan untuk pengembangan diri khususnya dalam hal peningkatan motivasi siswa. SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul menyelenggarakan acara AMT pada Sabtu, 17 Maret 2018 di Aula Komplek II Kantor Pemda Kabupaten Bantul Jalan Lingkar Timur Manding Trirenggo Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 77 siswa yang terdiri dari 24 siswa kelas Abu Dzar, 27 siswa kelas Sa’ad, dan 26 siswa kelas Abdurrahman beserta wali siswa.


AMT dihadiri oleh Ibu Hj. Tutik Saptiningsih, M.Pd (Pimpinan Dikdasmen), Ibu Dra. Hj. Her Muryani (Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bantul), Ibu Hj.Maryuni (Pengurus ‘Aisyiyah Bantul) serta Bapak Kepala SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul.



Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan menghadirkan narasumber Ust Purwanto yang lebih akrab disapa dengan nama Kak Ipung. Kegiatan diawali dengan sholat dhuha bersama kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu motivasi yang diberikan kepada siswa untuk menghadapi USDA.



Kegiatan inti AMT dibagi menjadi 3 sesi yang melibatkan antusiasme siswa dan orang tua. Pertama, warming up. Sesi ini bertujuan agar siswa dan orang tua siap serta fokus mengikuti kegiatan. Kedua, penjabaran motivasi bahwa keluarga mempunyai peranan penting dalam penanaman pendidikan karakter siswa. Ketiga, siswa membuat surat berisi keinginannya terhadap orang tuanya. Suasana berlangsung haru dengan iringan backsound yang mendayu. Terdengar isak tangis yang tidak bisa dibendung oleh siswa dan orang tua yang menjadikan suasana ruangan semakin sendu.



Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Harapannya agar siswa SD Ungguan ‘Aisyiyah Bantul diberikan kemudahan, kelancaran, serta kesuksesan menempuh USDA yang akan dilaksanakan 3-5 Mei mendatang. (red)